- Too coarse a grind, too little coffee, or insufficiently tamping the grounds before brewing can all lead to inadequate pressure for a proper brew. 2)It is important to note that the amount of espresso extracted will vary depending on the grind size and amount and reprogramming may be needed when the size and amount are adjusted.Please refer to user guide or user manual or user guide (provided below in PDF) before first use
- 15-Bar Italian pump delivers the right amount of pressure for maximum flavor extraction and produces a beautiful layer of crema for your Espresso
- Dial interface for selecting steam, hot water, and pre-programmed single and double shots
- 58mm café-sized porta filter holds more grounds and ensures even water dispersion and extraction for robust flavor
- Thermoblock heating technology and PID temperature control delivers even heat for consistently great-tasting Espresso, and pre-infusion gently blooms The espresso grounds for optimally extracted Espresso
- Removable 2.0L water reservoir with hinged lid for easy filling
- Cup warming tray for espresso-ready cups and steam wand froths milk for creating cappuccinos, lattes, and other drinks, just like in coffee shops
- Includes stainless steel milk pitcher, tamper,and cleaning pin (Cleaning Pin located in the 'Accessories' storage area under the Drip tray )
Membangun Pondasi Kesuksesan
Cara Membangun Sebuah Kesuksesan
Calphalon Temp iQ Espresso Machine with Steam Wand, Stainless How To
Wawan Setiawan adalah seorang blogger yang sekaligus seorang karayawan yang bekerja di sebuah perusahaan konsultan riset pemasaran swasta. Disini saya ingin menjadikan blog sebagai sarana saya untuk menulis berbagi pengalaman dan pandangan selama saya bekerja, semoga anda dapat mengambil manfaat dari apa yang telah bagikan. Terimakasih
BAHAGIA MENURUT NABI
Apa itu bahagia ,,,,,
![]() |
| BAHAGIA MENURUT NABI |
Sebuah kata mengingatkan dari seorang teman yang berkata “jangan lupa bahagia yaa ..”
Kata bahagia merupakan tujuan selanjutnya pasca kata bernama ketenangan.
Definisi bahagia menurut Wikipedia yang berarti Kebahagiaan atau kegembiraan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kecukupan hingga kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan, atau kegembiraan yang intens. Berbagai pendekatan filsafat, agama, psikologi, dan biologi telah dilakukan untuk mendefinisikan kebahagiaan dan menentukan sumbernya.
Sedangkan arti dari bahagia menurut kamus besar bahasa Indonesia yaitu keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan).
Yang menjadi persoalan adalah ketika seseorang mencari kebahagiaan mereka tidak pernah mendapatkannya karena salah dalam mencarinya atau tidak langsung dari sumbernya, yaitu sumber pemberi kebahagiaan penguasa alam ini.
Orang ingin bahagia tapi mereka melupakan sang pemberi bahagia yakni Allah swt.
Allah berfirman Katakanlah: "Dengan rahmat Allah dan rahmat-Nya, biarkan mereka senang dengan itu. Rahmat Allah dan rahmat-Nya lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan." (Qs: Yunus: 58)
Sesungguhnya ada sekelompok hamba-Ku yang berdoa (di dunia): "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah sebaik-baik orang yang memberi rahmat." (QS: Al- Muminun: 109 )
![]() |
| BAHAGIA MENURUT NABI |
Bisakah Kita Mengejar Kebahagiaan?
“Tidak apa-apa dengan kaya bagi orang yang bertakwa. Dan sehat bagi orang yang bertakwa itu lebih baik dari kaya. Dan bahagia itu bagian dari kenikmatan.” [HR Ibnumajah].
Kuncinya adalah kita mensyukurinya.
“Dan (ingat juga), ketika Tuhanmu memberi tahu; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, Kami pasti akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu tidak menaati (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku akan sangat pedih.” (QS: Ibrahim: 7)
Diriwayatkan kepada kami Muhammad bin Ja'far meriwayatkan kepada kami Syu'bah dari Qatadah dari Anas, Seringkali Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata, "Ya Allah, satu-satunya kehidupan yang menyenangkan adalah akhirat". Syu'bah berkata, Atau berkata, "Ya Allah, tidak ada kehidupan yang benar-benar bahagia kecuali akhirat, maka muliakanlah kaum Ansar dan para hijrah" [HR Ahmad No. 12306]
Telah meriwayatkan kepada kami Waki' telah meriwayatkan kepada kami Hammad bin Salamah atas otoritas Abu al-Tayyah, adh-Dhuba'i atas otoritas Anas Bin Malik berkata, Saya mendengar Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan menganugerahinya damai, katakanlah ketika dia membantu para sahabatnya membangun masjid, “Ketahuilah bahwa kehidupan yang penuh kebahagiaan ini hanyalah kehidupan akhirat . [HR Ahmad]
Cara-Cara Bahagia
Siap untuk Ketetapan Tuhan
Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Di antara kebahagiaan anak Adam adalah istikharanya (meminta pilihan dengan meminta petunjuk dari Allah) kepada Allah, dan di antara kebahagiaan anak Adam adalah kesediaannya untuk menaati ketetapan Allah. . , sedangkan di antara penderitaan anak Adam adalah meninggalkan istikharah kepada Allah, dan di antara penderitaan anak Adam adalah kemarahannya terhadap ketetapan Allah. [SDM. Ahmad]
Tanda-Tanda Bahagia Menurut Nabi SAW :
1. Pertama, qalbu syakir yaitu hati yang selalu bersyukur.
![]() |
| BAHAGIA MENURUT NABI |
Dia selalu menerima keputusan Allah secara positif, jika dia dihadapkan pada kesulitan maka dia mengingat kata-kata Rasulullah: jika dia dalam kesulitan, maka perhatikan orang yang lebih sulit dari dia.
Bila diberi kemudahan, maka ia sadar bahwa itu adalah ujian dan semakin bersyukur, jika bersyukur maka Allah akan menambah nikmat dan kemudahan yang lebih lebih besar dari berkat yang telah diterima.
2. Kedua, al-Azwaj al-shalihah, pasangan hidup yang saleh.
![]() |
| BAHAGIA MENURUT NABI |
Pasangan yang soleh menciptakan suasana rumah yang nyaman dan menurunkan keluarga yang saleh. Pada hari kiamat nanti seorang suami akan diminta tanggungjawabnya dalam membimbing istri dan anak. Tentu berbahagia menjadi istri dari suami yang saleh, yang selalu mengajak kepada kebaikan, dan berbahagia menjadi suami dari istri yang tulus selalu mendampingi.
3. Ketiga, al-aulad al-abrar, anak-anak yang saleh.
![]() |
| BAHAGIA MENURUT NABI |
Anak yang senantiasa berbakti dan mendoakan kedua orangtua. Rasulullah ketika selesai melakukan tawaf bertemu dengan seorang pemuda yang lecet dipundaknya. Kemudian beliau bertanya wahai pemuda kenapa pundakmu itu?
Pemuda tersebut menjawab, aku mempunyai ibu yang sudah tua, ibuku itu tidak mau jauh dariku, aku sangat menyayanginya. aku selalu melayani dan menggendongnya ketika aku selesai salat dan istirahat.
Kemudian pemuda itu bertanya apakah dia termasuk orang yang bakti kepada orangtua.
Lalu Nabi menjawab, kamu termasuk anak yang sholeh dan berbakti, namun kebaikan yang kamu lakukan tidak sebanding dengan kasih sayang kedua orang tuamu. kepadamu. Cinta orangtuamu tidak terbalaskan hanya dengan itu.
Baca Juga: Penurunan populasi penduduk China
4. Keempat, al-bi'ah al-sholihah, lingkungan yang baik dan kondusif untuk keimanan.
![]() |
| BAHAGIA MENURUT NABI |
Lingkungan yang mengingatkan dan mendorong kepada kebaikan. Mengenal siapapun untuk dijadikan teman tidaklah dilarang, namun untuk menjadikan sebagai sahabat karib haruslah orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan.
Rasulullah menganjurkan kita untuk bergaul dengan orang saleh, yaitu orang yang mengajak kebaikan dan mengingatkan jika berbuat salah. Karena orang saleh itu memiliki pancaran cahaya yang dapat menerangi orang-orang di sekelilingnya.
5. Kelima, al-mal al-halal yaitu harta yang halal.
![]() |
| BAHAGIA MENURUT NABI |
Islam tidak melarang orang menjadi kaya, tetapi yang penting adalah kualitas kekayaan, bukan kuantitas kekayaan. Nabi berkata: Akan tiba saatnya ketika orang tidak peduli lagi dengan harta yang diperolehnya, apakah halal atau haram.
14 abad lebih, setelah Rasulullah menyatakan hadis ini, kita sedang menyaksikan sebuah kenyataan dimana orang sangat berani melakukan korupsi, penipuan, penggelembungan nilai proyek, pemerasan, penyuapan, pengoplosan BBM, produksi barang bajakan, dan sebagainya.
Banyak orang yang menjadi korban, bahkan tak jarang orang mengatakan “mencari yang haram aja sulit apalagi yang halal”. Rasulullah pernah bercerita tentang orang yang sedang dalam perjalanan jauh, rambutnya kusut, pakaiannya kotor. Dia berdoa sambil mengangkat tangannya, tetapi Rasulullah mengatakan bagaimana doamu dapat dikabulkan jika makanan, minuman, pakaian dan tempat tinggal yang kau miliki didapat dari yang haram, karena sesuatu yang haram penyebab menolak doa dan ibadah.
Nabi miskin dalam artian tidak memiliki harta berlebih. Dia ternyata kaya, punya lebih banyak harta, tapi tetap hidup dia tidak kaya atau sangat sederhana.
Mengapa demikian karena ia bertapa dengan hartanya. Asketisme di sini bukan berarti tidak bisa memiliki harta yang melimpah, melainkan hati tidak terkait atau cinta dengan harta itu. Jadi kita pun patut mencontoh Rasul, kita harus kaya tapi kita tidak boleh mencintai kekayaan kita itu.
Kalau kaya kita bisa bersedakah, berinfak lebih banyak dari orang yang kekayaannya sedikit, bisa berhaji, bisa buat pesantren dan lembaga pendidikan, memberi peluang kerja bagi gelandangan dan pengemis.
6. Keenam, tafaqquh fi al-din, cinta ilmu agama.
![]() |
| BAHAGIA MENURUT NABI |
Hal ini dapat diwujudkan dengan belajar, mengkaji dan mengamalkan ilmu-ilmu agama. Semakin banyak orang mempelajari ilmu agama, maka kehidupan orang akan semakin terarah. Hanya dengan ilmu, amal manusia bernilai pahala.
Semakin belajar semakin cinta agama, semakin cinta Allah dan rasul-Nya, cinta ini yang akan mententramkan hatinya.
7. Ketujuh, usia yang diberkati.
![]() |
| BAHAGIA MENURUT NABI |
Semakin tua semakin mulia, semakin banyak perbuatan baik, hidup hanya diisi untuk kebahagiaan lahiriah, usia tua akan datang penuh dengan kekecewaan, memimpikan kebahagiaan sementara tubuh semakin lemah dan tidak mampu mewujudkan mimpi tersebut.
Hidup yang digunakan untuk mempersiapkan bekal bertemu Allah, maka semakin tua dia akan semakin bahagia, bersikap optimis. Dan tidak ada ketakutan meninggalkan dunia fana ini.
Akhir kata berbahagialah hamba-hamba yang senantiasa mau bersyukur atas segala karunia yang Alloh berikan.
Wallahu alam bi shawab ,,,
Wawan Setiawan adalah seorang blogger yang sekaligus seorang karayawan yang bekerja di sebuah perusahaan konsultan riset pemasaran swasta. Disini saya ingin menjadikan blog sebagai sarana saya untuk menulis berbagi pengalaman dan pandangan selama saya bekerja, semoga anda dapat mengambil manfaat dari apa yang telah bagikan. Terimakasih








